October 26, 2011 · Filed under artikel lepas, essay · Tagged bosan, cantik, cerdas, cinta laura, iman, luna maya, mata, materi, mpok nori, organ, otak, pria, selingkuh, tembok china, tora sudiro, wanita

this image was taken from here
by m hary w a
Judulnya saya buat dengan berhati-hati. Penggunaan kata ‘cenderung’ dengan tanda kutip sebagai usaha saya secara sadar untuk tidak mengeneralisir bahwa semua pria pasti selingkuh, atau cenderung (tanpa tanda kutip) selingkuh. Pasti ada pria yang mengaku tidak punya niatan sebersitpun untuk selingkuh. ok?
Nah, kecenderungan selingkuh pada pria adalah berasal dari otaknya. Otak sebagai organ yang hebat, salah satu tugasnya adalah menerjemahkan semua informasi yang masuk, termasuk bermacam sensasi yang dirasakan panca indra terutama pantulan cahaya yang masuk melalui retina setelah membentur sebuah kumpulan atom-atom pembentuk materi. Maka jadilah ketika sinar terang (karena lampu atau matahari) otak memproses beragam cahaya yang masuk dan jadilah informasi yang diyakini kebenarannya oleh seorang manusia, dalam hal ini pria. Ada cahaya yang panjang gelombangnya 700nm masuk ke mata diterjemahkan menjadi ‘warna merah tua’, ada juga yang hanya 400nm dan otak melaporkan sebagai ‘warna ungu’. Semua pantulan cahaya diterjemahkan termasuk pantulan foton-foton cahaya dari antar muka fesbuk ini sehingga you bisa membaca tulisan aneh ini. Demikian seterusnya, sampai dengan mata pria meneruskan pantulan cahaya yang menubruk atom-atom pembentuk tubuh luna maya. Sehingga otak memberi banyak penjelasan kepada seorang pria, bahwa yang ini namanya luna maya, yang ini mpok nori, yang ini cinta laura, dan kalo yang itu namanya tora. Read the rest of this entry »
October 25, 2011 · Filed under artikel lepas, essay, pendidikan · Tagged great leader, great person, leader, leadership, management, robin sharma, the leader who had no title
Robin Sharma, The Leader Who Had No Title (TLWHNT)
Chapter #4 To be a great leader, first become a great person
By m hary w a

This image taken from here
Dari 40 halaman percakapan antara Robin, Tommy, Jet, dkk, sebenarnya gagasan pada chapter #4 buku TLWHNT sangatlah sederhana, yaitu seseorang harus mampu memimpin dirinya sendiri sebelum memimpin orang lain, hal yang ditegaskan oleh Robin dalam redaksinya, ‘Lead yourself first. Only then you will get to a place as a person where you can lead other people’. Jelas ungkapan yang sangat common sense, tapi anda dan semua orang akan sepakat kalau dikatakan bahwa memimpin diri sendiri sangatlah tidak sederhana.
Robin melalui buku TLWHNT secara gamblang ingin menyampaikan kepada para pembaca bahwa leader pada akhirnya menjadi sosok yang paling diharapkan mampu memimpin perubahan dan membawa orang lain ke dalam sebuah kehidupan yang lebih baik. Menjadi lebih baik berarti merubah sesuatu dari keadaan sekarang menjadi lebih. To be great. Dan itu berjalan atas landasan bahwa kebaikan tidak dapat disampaikan dengan sesuatu yang buruk. Atau mencampurkan antara keduanya. Walaa talbisul haq bi bathil. Oleh karenanya kebaikan dan keunggulan hanya dapat disampaikan dari asal yang baik pula. Greatness on the outside begins within. Read the rest of this entry »